Posts

Berbagai metode penghilangan karies pada anak-anak: Suatu studi klinis komparatif

Abstrak Penelitian ini adalah penelitian in vivo yang membandingkan berbagai metode penghilangan karies yang dilakukan pada anak-anak usia 6-9 tahun. Diantara pasien-pasien ini, total 150 gigi berkaries dipilih. Penghilangan karies dilakukan dengan instrumen tangan, airotor dan carisolv. Keampuhan, waktu yang diperlukan dan nyeri yang dirasakan oleh pasien selama penghilangan karies dievaluasi. Hasil menunjukkan bahwa airotor adalah metode yang paling efektif (nilai mean 0,38), sedangkan carislov adalah metode yang paling sedikit menimbulkan rasa sakit (nilai mean 0,080) dan mtode yang paling memerlukan banyak waktu (534,8 detik). Kata kunci: Penghilangan karies, keampuhan, nyeri.

Epidemiologi Molekuler Virus-Virus Dengue di Brazil

Perkembangan tehnik-tehnik baru dalam biologi molekuler telah memberikan kontibusi besar dalam berbagai bidang sains dan teknologi, termasuk bidang kesehatan. Kemungkinan untuk pementukan komposisi genom-genom mikroorganisme secara tepat telah melahirkan prospek-prospek baru untuk kajian-kajian epidmeiologi, yang memungkinkan karakterisasi molekuler dari sampel-sampel virus yang bersirkulasi dan pengetahuan tentang distribusi geografiknya.     Epidemiologi molekuler dari virus dengue (DEN) telah digunakan untuk menentukan asal-usul virus yang telah menyebabkan perjangkitan dan epidemik, khususnya dalam upaya untuk menentukan korelasi antara virulensi sampel dan dampak virus-virus ini terhadap populasi.

Perintang Gow-Gates

Perintang mandibular mungkin merupakan injeksi blok saraf utama yang paling umum diberikan dalam semua bidang kedokteran gigi. Setiap dokter gigi tentu sudah sangat mahir dalam pemberian perintang mandibular karena sudah ribuan kasus yang dilakukan. Di sisi lain, para dokter gigi juga telah mampu mengatasi pasien-pasien yang dulunya tidak bisa diberikan anestesi dengan menggunakan tehnik standar. Ini mungkin jarang terjadi, tapi sangat membingungkan.     Untungnya, seorang dokter Gigi Australia bernama Dr. George A.E. Gow-Gates menemukan sebuah alternatif untuk perintang mandibular standar di pertengahan tahun 1970an. Perintang ini disebut sebagai Gow-Gates dan diberikan leher condyle tepat di bawah sisipan otot pterygoid lateral. Gow-Gates memiliki beberapa kelebihan dibanding alternatif lain yang lebih bersifat tradisional.

Masalah-Masalah Ilmiah Fotosensitifitas

Ringkasan Reaksi-reaksi kulit fotosensitif terjadi ketika kulit manusia bereaksi tidak normal dengan radiasi ultraviolet atau sinar tampak. Bentuk-bentuk fotosensitifitas adalah fototoksisitas dan fotoalergi. Gangguan-gangguan fototoksik memiliki tingkat kejadian yang tinggi, sedangkan reaksi-reaksi fotoalergi jauh lebih jarang pada populasi manusia. Ada ratusan zat, bahan kimia, atau obat-obatan yang bisa memicu reaksi fototoksik dan fotoalergi. Untuk menghindari reaksi-reaksi fotosensitif kita perlu menentukn sifat-sifat fotosensitisasi dari zat-zat tersebut sebelum obat diberikan pada terapi atau sebelum produk dijual di pasaran. Artikel kali ini mereview mekanisme-mekanisme fotosensitisasi, menjelaskan perbedaan-perbedaan paling penting antara reaksi fototoksik dan reaksi fotoalergi, merangkum fotosensitizer yang paling umum, dan menyajikan gambaran klinis serta prosedur diagnostik dari reaksi fototoksik dan fotoalergi.

Fraktur-fraktur symphyseal dan parasymphyseal mandibula

PENDAHULUAN Sejarah Fraktur-fraktur rahang bawah telah ada disebutkan dalam tulisan-tulisan Mesir kuno. Hipokrates menyarankan penggunaan perban dan wiring (kawat) untuk perawatan fraktur mandibula. Pada salah satu artikel yang dipublikasikan selama Perang Sipil, Gunning menuliskan penggunaan splint gigi yang melekat pada peralatan luar di tahun 1981, Gilmer pertama kali menyebutkan penggunaan potongan batang (bars) pada kedua lengkung, yang diikat pada gigi dan satu sama lain dengan pengikat kawat yang halus.     Plating (peletakan logam pada permukaan) tulang mandibular pertama kali dilakukan oleh Schede, yang disebutkan telah menggunakan sebuah lempeng baja yang disekrup masuk kedalam rahang pada akhir tahun 1980an. Pada tahun 1934, Vorschutz menemukan fiksasi eksternal dengan menggunakan sekrup-sekrup tulang transdermal dan plaster. Biphase Morris merupakan perbaikan dari tehnik tersebut.

Pengaruh suplementasi makanan prenatal terhadap berat lahir: sebuah studi observasional di Bangladesh

Latar Belakang Berat lahir rendah, yakni berat lahir Download teks selengkapnya (PDF) | Jangan lupa masukkan Verification Code sebelum "download")

Menempatkan Gizi Sebagai Sentral dalam Pembangunan

Gambaran Umum Telah lama diketahui bahwa malnutrisi dapat mengganggu pertumbuhan ekonomi dan melanggengkan kemiskinan. Meski demikian, komunitas internasional dan kebanyakan pemerintah di negara-negara berkembang telah gagal dalam mengatasi malnutrisi selama beberapa puluh tahun terakhir, walaupun pendekatan-pendekatan teruji untuk melakukan program ini ada. Konsekuensi dari kegagalan untuk bertindak sekarang terbukti degan adanya perkembangan dunia yang tidak memadai menuju Tujuan Pembagunan Milenium (MDG) dan menuju ke pengurangan kemiskian secara lebih umum. Malnutrisi yang terus menerus terjadi memberikan kontribusi tidak hanya bagi meluasnya kegagalan dalam memenuhi MDG tetapi juga dalam memenuhi tujuan-tujuan lain dalam kesehatan ibu dan anak, HIV/AIDS, pendidikan, atau kesamaan jender. Pilihan yang mau tidak mau dihadapi sekarang ini adalah apakah tetap melanjutkan kegagalan, atau menjadikan gizi sebagai sentral bagi pembangunan sehingga pelbagai peningkatan ekonomi dan sosial...