Posts

Showing posts with the label Komunikasi

Jendela Johari (Johari Window)

Johari Window, yang diberi nama menurut penemunya, yaitu Joseph Lutf dan Harry Ingham, merupakan salah satu model yang paling bermanfaat untuk menjelaskan proses-proses interaksi manusia. Sebuah “jendela” yang terdiri dari empat bagian, seperti diilustrasikan di atas, membagi kesadaran seseorang menjadi empat tipe yang berbeda, sebagaimana direpresentasikan oleh keempat kuadran nya, yaitu : terbuka (open), tersembunyi (hidden), samar (blind), dan tidak diketahui (unknown). Garis-garis yang membagi keempat bidang tersebut seperti tirai-tirai jendela, yang bisa bergerak pada saat interaksi berkembang.

Teori-Teori Tentang Komunikasi Organisasi

Kajian tentang komunikasi organisasi sangat interdisipliner, baik pada dasarnya maupun pada sumber-sumber yang diambil dari penelitian-penelitian terbaru. Hubungan-hubungan bisa dibuat dengan bidang-bidang seperti manajemen, sosiologi, dan psikologi industri sosial, serta sub-sub disiplin lain dalam komunikasi. Akibatnya teori yang akan kita bahas dalam bab ini juga memiliki hubungan dengan disiplin-disiplin lain, walaupun semuanya telah banyak dikembangkan oleh para sarjana dalam bidang komunikasi. Keempat teori yang akan kita bahas dalam bab ini memiliki sejarah yang berbeda-beda, tapi semuanya telah berpengaruh dalam membentuk pemikiran dan berpengaruh terhadap penelitian dalam komunikasi organisasi. Dua teori (teori Weick tentang pengorganisasian dan teori strukturisasi Gidden) dikembangkan di luar bidang komunikasi namun banyak dipedomani oleh para sarjana komunikasi organisasi. Dua teori lainnya (teori teks dan percakapan Taylor dan teori kontrol konsertif Barker dan Cheney) t...

Teori-Teori Komunikasi dalam Menjalin Hubungan

Dalam bab ini kita akan membahas dua pendekatan teoritis umum terhadap kajian tentang penjalinan hubungan, yaitu: teori penetrasi sosial dan teori pengurangan ketidakpastian. Kita memulai dengan teori penetrasi sosial karena teori ini merupakan teori yang paling umum dan paling luas tentang penjalinan hubungan. 1. TEORI PENETRASI SOSIAL Mengapa pada lingkungan tertentu ada seseorang yang tetap terlihat asing dan ada yang cepat menjadi teman? Mengapa beberapa hubungan terjalin dengan cepat, sedangkan yang lainnya bergerak lebih lambat terhadap level kedekatan yang meningkat? Pertanyaan-pertanyaan inilah yang mendorong Irwin Altman dan Dalmas Taylor untuk mengusulkan teori penetrasi sosial pada tahun 1970an. a. Pernyataan awal teori penetrasi sosial Teori penetrasi sosial telah berkembang melalui beberapa pengembangan teoritis. Olehnya itu, memahami teori ini akan bermanfaat untuk mengetahui beberapa konsep inti yang dikandungnya. Dengan demikian kita akan membahas adaptasi-adapt...

Teori-Teori tentang Percakapan dan Interaksi

Teori-teori spesifik yang dibahas dalam bab ini cukup bervariasi. Pertama-tama kita membahas tentang teori yang paling mendasar diantara teori-teori yang ada, yaitu teori tindakan berbicara (speech act theory). Setelah itu kita membahas tiga teori yang telah memiliki banyak pengaruh dalam bidang komunikasi, yaitu: teori manajemen makna terkoordinasi, teori akomodasi komunikasi, dan teori pelanggaran ekspektansi. 1. Teori Tindakan dalam bicara (Speech act theory) Untuk memahami teori ini, kita perlu memahami cara-cara para filosof dan ahli-bahasa mengkonseptualisasikan dan mengkaji proses-proses bahasa selama abad ke-20. Morris (1938) membagi pengamatan linguistik menjadi tiga bagian yaitu kajian semantik, sintaktis, dan pragmatis. Kajian semantik berpusat pada hubungan antara tanda (misalnya kata) dan penunjuk (misalnya sesuatu yang dimaksudkan oleh kata). Dalam artian sederhana, kajian semantik mengamati makna atau nilai sebenarnya dari berbagai tipe proposisi linguistik. Kajian s...