Posts

Showing posts with the label Kesehatan

Kontaminasi Air-Tanah dengan Arsenik dan Dampak Kesehatan yang Ditimbulkan Terhadap Penduduk di Sebuah Perkampungan di Bengal Barat, India

Abstrak Sebuah kajian mendalam dilakukan di Rajapur, sebuah perkampungan yang terkontaminasi arsenik di Bengal barat, India, untuk menentukan tingkat kontaminasi air-tanah dengan arsenik dan dampak dari kontaminasi ini terhadap para penduduk. Metode FI-HG-AAS (spektrometri serapan atom generasi hidrida injeksi aliran) digunakan untuk mengukur konsentrasi arsenik dalam air dan sampel-sampel biologis. Para ahli-dermatologi mencatat ciri-ciri dermatologic dari arsenikosis.     Dari total 336 sumur-tabung-pompa-tangan di Rajapur, 91% (307/336) mengandung arsenik pada konsentrasi > 10 ug/l, dan 63% (213/336) mengandung arsenik pada konsentrasi > 50 ug/l. Tipe arsenik pada air-tanah, variasi konsentrasi arsenik menurut kedalaman sumur-tabung, dan konsentrasi ion dalam sumur juga diukur. Secara keseluruhan, 825 dari 3500 penduduk diperiksa lesi-lesi kulit nya; dari jumlah ini, 149 memiliki lesi yang diakibatkan oleh paparan terhadap arsenik. Dari 420 sampel biologis ya...

Gizi dan berat lahir rendah: dari penelitian hingga praktek

Berat lahir rendah (BLR) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifkan di berbagai negara berkembang, dan gizi buruk baik sebelum maupun setelah kehamilan dikenali sebagai sebuah penyebab yang penting. Bukti yang bermunculan tentang peranan efek antar-generasi dalam menentukan status gizi pra-kehamilan ibu mengindikasikan diperlukannya investasi secara kontinyu dalam strategi-strategi yang dapat memperbaiki gizi dan kesehatan ibu selama siklus hidupnya, khususnya selama tahun-tahun awal. Percobaan-percobaan terkontrol telah menunjukkan bahwa peningkatan asupan makanan selama kehamilan dapat mengurangi berat lahir rendah, tetapi program-program ini kurang berhasil karena mahal dan sulit diimplementasikan. Supplemen-supplemen multivitamin-mineral telah dianggap sebagai sebuah solusi yang lebih sederhana, tetapi 2 dari 3 percobaan terkontrol yang dilakukan sampai sekarang ini gagal menunjukkan bahwa supplemen multivitamin-mineral lebih efektif dibanding supplement besi-folat, ...

Burung-Burung Liar dan Epidemiologi Flu Burung

Pendahuluan     Walaupun burung-burung liar merupakan sumber dan host yang dikenal untuk semua jenis virus flu burung (AIV), namun interaksi kompleks diantara host-host dan populasi virus ini belum mendapatkan perhatian yang banyak. Sebuah konsep umum tentang epidemiologi AIV pada burung-burung liar telah disebutkan; akan tetapi, keberadaan virus flu burung (HPAI H5N1) yang sngat patogenik pada burung-burung liar menguatkan kembali diperlukannya banyak pemahaman tentang riwayat alami AIV. Di seluruh dunia, host burung liar untuk AIV belum disebutkan secara rinci, bahkan dalam kelompok-kelompok yang telah dikaji dengan baik seperti Anseriformes dan Charadriiformes. Kurangnya klaritas ini tidak hanya berlaku bagi spesies host burung, tetapi juga pada berbagai jenis AIV yang terdapat dalam populasi-populasi ini. Bahkan dengan jumlah AIV ekstensif yang diisolasi pada laporan sebelumnya dari burung liar, spesies host dan distribusi global untuk berbagai sub-jenis AIV belum d...

Spermatogenesis Idiopathic Terganggu: epidemiologi genetik tidak menjadi batu loncatan untuk pemahaman yang lebih baik

Abstrak     Etiologi spermatogenesis terganggu tidak diketahui dalam kebanyakan pria yang kurang subur. Dari beberapa penelitian tentang kemandulan alami padapria, kita bisa menyimpulkan bahwa ada komponen familial yang mendasar pada ketidaksuburan pria sehingga loci gabungan yang bersegregasi dalam keluarga bisa diasumsikan dalam hal ini. Kita mengetahui bahwa penghapusan pada kromosom Y, yang tidak berpenetrasi penuh, mewakili beberapa dari kasus ini. Alasan yang ada cukup kuat untuk menduga bahwa kasus-kasus lain terjadi akibat mutasi pada gen-gen yang terletak di tempat lain dalam kromosom. Dalam artikel ini, kita membahas berbagai pendekatan untuk mengungkapkan basis molekuler dari spermatogenesis terganggu yang berasal dari kelainan-kelainan genetik dalam kromosom selain kromosom Y. Kajian pemetaan genetik secara umum merupakan pendekatan baik untuk mendeteksi gen-gen penyebab penyakit yang bersegregasi dalam sebuah populasi; mereka bisa menjadi batu loncatan untu...

Studi-Studi Epidemiologi Genetik Terhadap Penyakit Jantung Koroner

Laporan-laporan terbaru tentang urutan genom manusia umumnya dianggap dapat memberikan perubahan besar dalam pemahaman ktia tetang berbagai penyakit yang umum pada maunsia. Salah satu yang diharapkan adalah agar informasi baru yang diperoleh dari upaya pengurutan genom ini dapat mempermudah pelaksanaan kajian-kajian genetik pada populasi, yang mana akan menemukan varian-varian genetik yang bertanggungjawab untuk berbagai penyakit 'kompleks' dan 'polygenik' (yaitu yang diakibatkan oleh aksi lebih dari satu gen). Dalam review kali ini, saya mencoba untuk meninjau harapan ini dalam konteks penyakit jantung koroner (PJK). Pertama-tama, saya meninjau apa yang diketahui sejauh ini berkenaan tentang “arsitektur genetik” dari PJK. Kedua, saya akan membahas implikasi-implikasi dari “arsitektur gen” ini, dan implikasi dari isu-isu genetik tertentu, untuk perancangan penelitian. Ketiga, saya akan meninjau alasan-alasan mengapa hasil dari penelitian-penelitian epidemologi genetik t...

Variasi Gen N-asetiltransferase 2 pada sebuah populasi Romania dan Kyrgyz

Abstrak Sebagai bagian dari sebuah proyek tentang bencana lingkungan pada populasi minoritas, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perbedaan urutan (sekuensi) N-asetiltransferase 2 (NAT2) sebagai sebuah gen kerentanan metabolik pada etnisitias yang belum dieksplorasi. Sebanyak delapan polimorfisme nukleotida tunggal (SNP) dalam area pengkodean NAT2 dan sebuah varian dalam area apitan 3' dianalisis pada 290 penduduk Kyrgyz yang tidak bertalian keluarga dan 140 penduduk Romania yang tidak bertalian keluarga dengan menggunakan analisis PCR yang spesifik-SNP. Varian 341C, 481T, dan 803G lebih kecil dan 857A lebih prevalen pada penduduk Kyrgyz (P < 0,0001). Varian pada tempat 857 mengindikasikan keturunan Asia. 282C>T dan 590G>A menunjukkan tidak ada variasi signifikan menurut etnisitas. 364G>A dan 411A>& berubah menjadi monomorfis. Perbandingan database dari frekuensi alel kecil NAT2 mendukung penduduk Romania sebagai ras Kaukasoid dan Kyrgyz berada di antar...

Kajian epidemiologi genetik terhadap sifat-sifat yang spesifik usia

Abstrak    Makalah ini berfokus pada manfaat penggabungan metode genetik dan metode epidemiologi dalam penelitian-penelitian untuk memahami penentu dari dua aspek penting penuaan, yaitu: usia dimana dampak tertentu (penyakit dan kematian) terjadi dan laju perubahan menurut usia seperti fungsi fisiologis, faktor resiko penyakit). Dimasukkannya usia dalam spesifikasi sifat-sifat pada kajian epidemiologi dapat melahirkan strategi-strategi yang lebih baik untuk meningkatkan pengharapan hidup sehat dan mengevaluasi resiko masing-masing untuk morbilitas yang terkait usia. Isu-isu khusus yang menjadikan pendekatan epidemiologi genetik penting bagi penelitian. Fenomena yang terkait usia serta peluang dan tantangan untuk penelitian seperti ini akan dibahas, termasuk desain penelitian kerangka pengambilan sampel, data base, alat-alat analitik, dan isu-isu yang terkait epidemiologi. Pembahasan disini didasarkan pada sebuah laporan  yang dibuat oleh kelompok kerja epidemiologi gene...

Ketidakcukupan diet dan bahan makanan diantara anak-anak Hispanis: faktor-faktor akulturasi dan sosial ekonomi dalam survei NHNES ke-3.

Pendahuluan     Suku, ras, jenis kelamin, pendidikan, dan pendapatan diusulkan sebagai dimensi-dimensi kunci yang mendasari disparitas dalam kesehatan. Di Amerika Serikat, status sosial ekonomi yang rendah terkait dengan kesehatan anak yang buruk, termasuk tinggi badan, berat badan, dan perkembangan. Para remaja yang hidup dalam rumah tangga yang berpendapatan rendah dua kali lebih mungkin mengalami berat badan berlebih atau kegemukan dibanding anak-anak yang hidup dalam rumah tangga yang berpendapatan lebih tinggi dan >4 kali lebih mungkin mengalami ketidaktahanan pangan. Keluarga-keluarga Hispanis memiliki pendapatan di bawah tingkat kemiskian jika dibandingkan dengan keluarga-keluarga kulit putih non-Hispanis. Kecenderungan keluarga Hispanis untuk menunjukkan lebih banyak diet bergizi meski status sosial mereka rendah telah menimbulkan dugaan tentang adanya proteksi berbasis budaya terhadap efek kesehatan berbahaya yang biasanya terkait dengan pendapatan rendah. ...

Survei Penyakit Kulit dan Isu-Isu Terkait Kulit Pada Orang-orang Amerika yang Berasal dari Arab

Abstrak Latar belakang: Masih sedikit pengetahuan yang terkait dengan kondisi-kondisi dermatologi pada orang-orang Amerika yang berasal dari Arab. Tujuan: Untuk mengevaluasi penyakit kulit umum dan kekhawatiran-kekhawatiran tentang kulit serta untuk mengevaluasi akses terhadap perawatan dermatologi dan persepsi tentang kulit pada orang Amerika Arab. Metode: Orang Amerika Arab dari 3 lokasi di Micighan bagian tenggara (pusat- kesehatan-komunitas [n = 207], masjid [n = 95], dan gereja [n = 99]) menyelesaikan kuisioner survei. Hasil: Kondisi kulit yang paling umum dilaporkan adalah jerawat, eczema/dermatitis, kutil, infeksi kulit akibat jamur, dan melasma. Kekhawatiran terhadap kulit yang paling utama adalah tekstur kulit yang tidak merata, perubahan warna kulit, kulit kering, jerawat, dan bulu wajah. Ada hubungan yang signifikan antara status sosioekonomi dengan kunjungan ke dermatologist. Sikap seputar persepsi kulit terkait dengan lamanya menetap di Amerika Serikat. Keterbata...

Epidemiologi Molekuler Virus-Virus Dengue di Brazil

Perkembangan tehnik-tehnik baru dalam biologi molekuler telah memberikan kontibusi besar dalam berbagai bidang sains dan teknologi, termasuk bidang kesehatan. Kemungkinan untuk pementukan komposisi genom-genom mikroorganisme secara tepat telah melahirkan prospek-prospek baru untuk kajian-kajian epidmeiologi, yang memungkinkan karakterisasi molekuler dari sampel-sampel virus yang bersirkulasi dan pengetahuan tentang distribusi geografiknya.     Epidemiologi molekuler dari virus dengue (DEN) telah digunakan untuk menentukan asal-usul virus yang telah menyebabkan perjangkitan dan epidemik, khususnya dalam upaya untuk menentukan korelasi antara virulensi sampel dan dampak virus-virus ini terhadap populasi.

Pengaruh suplementasi makanan prenatal terhadap berat lahir: sebuah studi observasional di Bangladesh

Latar Belakang Berat lahir rendah, yakni berat lahir Download teks selengkapnya (PDF) | Jangan lupa masukkan Verification Code sebelum "download")

Melahirkan di Rumah Sendiri

Bayi-bayi biasanya selalu dilahirkan di rumah sendiri. Hal ini memang benar adanya. Setiap bidan tentunya mengetahui bahwa nanti pada 30 tahun terakhir atau setelahnya baru banyak bayi yang dilahirkan jauh dari rumahnya sendiri, dan seperti yang telah disebutkan pada bab 1, sekarang kita akan menelusuri bukti yang menunjukkan kembalinya kebiasaan melahirkan di rumah sendiri sebagai sebuah pilihan yang aman bagi berbagai wanita, yang memiliki tempat tinggal, dan yang ingin melahirkan di rumahnya tersebut. Proses kelahiran di rumah sendiri bisa terjadi dengan aman baik itu di kota maupun di desa atau di setiap kediaman di seluruh pelosok. Lalu, apa-apa yang diperlukan? Apa yang diperlukan orang tua untuk mempersiapkan diri? Bagaimana cara mengorganisir semua yang akan terjadi? Dalam hal ini, kita memerlukan : Ruangan yang cukup bersih Sumber air panas dan air dingin yang bersih Tersedianya pencahayaan yang baik, dengan mengingat bahwa kita mungkin perlu menjahit perineum (olehn...

MALNUTRISI ENERGI-PROTEIN : PATOFISIOLOGI, KONSEKUENSI KLINIS, DAN PENGOBATAN

Jumlah anak yang terkena malnutrisi dan dampak jangka panjang dari malnutrisi    tersebut telah menjadikannya sebagai salah satu masalah kesehatan masyarakat terbesar yang dihadapi dunia sekarang ini. WHO memperkirakan bahwa malnutrisi memberikan kontribusi sebesar 55% terhadap mortalitas anak di seluruh dunia. Bahkan malnutrisi ringan bisa melipatgandakan risiko mortalitas khususnya mortalitasi penyakit pernafasan dan diare dan malaria, tapi risiko ini lebih meningkat lagi pada malnutrisi yang parah. Malnutrisi yang parah, yang juga disebut malnutrisi energi protein (PEM), sebenarnya dapat diobati, tapi menyedihakannya, dalam hal ini terdapat kesenjangan yang sangat tinggi antara pengetahuan yang ada tentang praktek yang telah berhasil dengan realitas penatalaksanaan kebanyakan anak-anak malnutrisi. Laporan-laporan terbaru mengilustraiskan bagaimana pengadopsian penatalaksanaan terbaru bisa secara drastis mengurangi mortalitas bahkan pada kondisi yang terbatas sumber-day...

Mensosialisasikan Kesehatan Kepada Karyawan

Rumusan Masalah Salah satu pendapat yang berkembang di kalangan komunitas biomedik, akademik, dan pemerintah pada akhir tahun 1970an adalah bahwa gaya-hidup pribadi merupakan sebuah faktor utama yang menyebabkan kematian dan kecacatan prematur. Merokok, diet buruk, kurang olahraga teratur, dan manajemen stres yang buruk terkait dengan penyakit kardiovaskular dan kanker, yang merupakan penyebab 75% dari semua kematian di Amerika Serikat. Lebih daripada itu, hasil dari beberapa survei seperti Stanford Three Community Study dan North Karelia Project menunjukkan bahwa kaya hidup dari banyak orang bisa dirubah melalui intervensi-intervensi yang berskala komunitas. Jadi jelas, peluang ada untuk mencegah atau mengurangi kejadian dini penyakit gaya-hidup. Di saat yang sama, tekanan finansial terjadi akibat biaya perawatan-penyakit yang meroket (umumnya didefinisikan sebagai biaya-biaya yang dikeluarkan akibat rawat inap, medis, dental, kecacatan jangka pendek dan jangka panjang, hari-hari ...

Pemberian Makanan/Menyusui

Pola-pola pemberian makan/menyusui dini Karena susu yang berasal dari ibu dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan bayi, maka pemberian ASI pada 6 bulan pertama masa hidup bayi sangat direkomendasikan. Kebanyakan penyakit kronis tidak mengkontraindikasikan pemberian ASI. Seorang ibu harus didorong untuk menyapih bayinya langsung setelah kelahiran. Idealnya, konseling dan persiapan untuk pemberian ASI dimulai pada beberapa bulan atau pekan kehamilan. Selama beberapa hari pertama setelah kelahiran, bayi yang menyusui mendapatkan kolostrum yang memenuhi kebutuhan bayi selama pekan pertama. Kolostrum ini mengandung sedikit lemak dan karbohidrat tetapi lebih banyak protein dan natrium, kalium serta klorida yang lebih banyak dibanding ASI biasa. Kolostrum ini juga merupakan sumber zat-zat immunologi yang sangat baik. Bayi yang menyusui dengan susu formula kemungkinan akan mendapatkan susu fromula yang telah disiapkan di rumah sakit. Di rumah, produk-produk yang telah dibekukan seperti...

Antropometri Ibu dan Dampaknya Terhadap Kelahiran Bayi

Disamping dampak sosial-ekonomi dan karakteristik lingkungan yang ditimbulkan oleh ibu, terdapat minat yang semakin meningkat dalam penggunaan pengukuran antropometri ibu sebagai sebuah cara untuk memperkirakan berat lahir. Komponen penting dari status gizi ibu yang memiliki dampak signifikan terhadap hasil kehamilan adalah keseimbangan energi, yang tercerminkan dalam ukuran simpanan tubuh. Penilaian antropometris status gizi sangat bermanfaat karena dapat memberikan informasi tentang simpanan lemak serta aspek-aspek lain dari ukuran-tubuh ibu dan komposisi yang mempengaruhi dampak kehamilan. Penilaian status gizi bergantung pada pegukuran tinggi, berat pra-hamil (PPW), berat badan saat hamil pada trimester yang berbeda, pertambahan berat badan selama kehamilan, ketebalan lipatan kulit dan lingkar tungkai. Beberapa tolak ukur mencerminkan status gizi seorang wanita atau simpanan energi ketika dia mulai hamil (tinggi, PPW), sedangkan yang lainnya mencerminkan perubahan status gizi selam...

Penerapan Sistem ABC (Pembiayaan Berbasis Aktivitas) Pada sebuah Sistem Perawatan Kesehatan Swasta di Peru.

I. Pendahuluan Pembiayaan yang berbasis aktivitas (ABC) merupakan sebuah pendekatan dinamis untuk menentukan biaya-biaya dengan menetapkan biaya-biaya tersebut terhadap aktivitas-aktivitas mendasar yang dilakukan dalam sebuah organisasi. Meski telah luas diterapkan dalam berbagai industri barang, namun sistem ABC ini bukanlah sebuah sistem yang benar-benar baru dalam bidang perawatan kesehatan. Banyak rumah sakit dan organisasi-organisasi di Amerika Serikat yang telah menggunakan sistem ABC untuk meningkatkan manajemen sumberdayanya (Player 1998; Canby 1995; Dowless 1997). Beberapa analisis pelayanan kesehatan di negara-negara berkembang juga telah menggunakan komponen-komponen sistem ABC (Levin dkk., 1999). Akan tetapi, bahkan di Amerika Serikat, sistem ABC bisa memerlukan waktu yang banyak dan cukup kompleks, dengan biaya yang berpotensi melebihi manfaat yang diperoleh (Chan 1993). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kelayakan dan manfaat penggunaan ABC oleh sebuah...